Bohong, hmm. Kebohongan itu selalu terjadi pada saat kita ingin mengelakan sesuatu dan tidak memberi kebenarannya. Tapi semua kebohongan itu, percaya ato engga akan terus menjadi sebuah siklus untuk menutupi kebohongan-kebohongan lainnya. Gue gak akan bilang gue adalah orang jujur, munafik banget kalo gue ngomong gitu. Mungkin beberapa orang berpendapat, memang pada situasi tertentu kita harus berbohong, itu biasanya dijadikan alibi kita untuk melegalkan berbohong. Tapi dari satu kebohongan kecil, akan mengular menjadi kebohongan-kebohongan besar lainnya. Mungkin berbohong sudah menjadi tradisi yang gak bisa dielakkan.

Ketika lagi dijalan tadi, gue melihat spanduk dari salah satu lembaga pemerintah tentang kejujuran. Gue seketika langsung mikir, apa bener semua orang-orang disini bisa jujur? Bukannya gua negative thinking, tapi gua realistis. Kalo secara sistem maupun tradisi udah dipenuhi dengan ketidakjujuran, bagaimana bisa diteruskan dengan kejujuran? Gue seneng banget kalo udah ngomongin soal politik, walopun pengetahuan gue sangat dangkal tentang hal itu. Tapi kalo untuk berkomen banyak tentang politik disini terima kasih banyak deh, barusan gue baca di salah satu web, ada wartawan yang diserang oleh warga sehingga anaknya meninggal. Susah untuk mengeluarkan pendapat tanpa ada satu pihakpun yang tersinggung.

Gue menulis ini hanya sekedar uneg-uneg dan opini gue aja, gue gak ada maksud dan tujuan apapun. Ya semoga ada gak ada yang tersinggung kalo gue nulis begini.

Cheers

Advertisements